Ini Alasan Perayaan Halloween Selalu Menggunakan Labu

Situspokerku.com- Pada umumnya setiap perayaan tentu selalu menghadirkan suasana unik yang tentunya tidak bisa ditemukan pada hari-hari biasa seperti saat hari natal dimana umat kritiani biasanya akan menyambut hari natal dengan merangkai pohon natal semenarik mungkin.

Salah satu perayaan unik yang juga menghadirkan suasana berbeda adalah perayaan Halloween yang biasanya berbau suasana menyeramkan. Bahkan semua orang didunia bakal berbondong-bondong membuat kostum menyeramkan dari karakter-karakter tertentu untuk terlihat seram.

Namun ada satu hal yang tentu selalu hadir disaat perayaan Halloween adalah ukiran wajah menyeramkan pada buah “Labu”. Tradisi yang disebut dengan Jack-o Lantern ini sebenarnya sudah ada sejak lama dan tentunya ada cerita dibalik ukiran wajah menyeramkan pada buah labu.

Konon cerita rakyat yang beredar di Irlandia, pada abad ke-18 ada seorang pria pemabuk yang cerdik karena berhasil mengelabui iblis yang hendak membawanya ke neraka. Awalnya cerita saat keduanya bertemu, si pemabuk mengajak sang iblis untuk minum-minum terlebih dahulu dan sang iblis pun menurutinya.

Namun keduanya terlibat kesalahpahaman ketika membayar semua tagihan dimana Jack mengira sang iblis yang akan mentraktirnya, sedangkan sang iblis juga berpikir demikian. Lantas Jack yang cerdik mengatakan kepada sang iblis untuk berubah menjadi koin agar mereka bisa membayar tagihan minuman mereka tersebut dan sang iblis pun mematuhi perintahnya.

Setelah membayar tagihan, beberapa koin yang tersisa lantas disimpan oleh Jack didalam kantungnya. Jack yang merasa lelah lantas beristirahat disebuah salib perak dimana sang iblis yang merasa kesakitan meminta Jack untuk mengeluarkannya dari tempat tersebut. Jack lantas membuat kesepakatan dengan sang iblis dimana mereka tidak boleh bertemu selama 10 tahun dan sang iblis pun menyetujuinya.

10 tahun berlalu, sang iblis kembali datang menemui Jack untuk membawanya ke neraka. Namun Jack yang cerdik kembali mengelabui sang iblis dengan memintanya memetikan buah apel dimana pada pohon apel tersebut sudah digambarkan tanda salib. Sang iblis yang mencoba memetik apel tentu terjebak di pohon apel karena adanya tanda salib yang digambarkan oleh Jack.

Sang iblis lantas menjerit kesakitan dan meminta Jack untuk melepasnya dari pohon apel tersebut. Jack yang cerdik lantas mengatakan kepada sang iblis untuk berjanji tidak memaksanya lagi untuk mengikutinya ke neraka dan tanpa berpikir panjang, sang iblis menyetujui permintaan Jack tersebut. Namun ketika meninggal, arwah Jack tidak diterima disurga karena dianggap terlalu banyak dosa yang telah dilakukannya semasa hidup.

Arwah Jack lantas pergi ke neraka untuk menemui iblis yang selalu dikelabui olehnya untuk menagih janji tidak memasukkannya kedalam bara api neraka. Karena janjinya tersebut, sang iblis lantas memberikan sebuah lentera berisi batu bara kepada Jack untuk menerangi jalan penyuciannya dan Jack pun menyimpan batu bara cadagannya kedalam sebuah lobak yang dilubangi.

Cerita yang tersebar ke seluruh Irlandia tersebut lantas membuat semua masyarakat disana berbondong-bondong membuat ukiran ukiran bergambar labu di jendela mereka dengan tujuan agar Jack dan hantu-hantu lainnya tidak masuk kedalam rumah. Namun beberapa imigran dari Irlandia yang hijrah ke Amerika Serikat lantas menemukan buah yang ideal dijadikan sebagai ukiran Jack-o Lantern adalah menggunakan buah “Labu”.

Mengenal Inemuri, Budaya Tidur Orang Jepang Di Sembarang Tempat

Situspokerku.com –¬†Saat tubuh sedang kelelahan ditambah tidak memiliki kualitas tidur yang baik, tentu saja setiap orang akan mudah merasa ngantuk dimanapun. Akan tetapi saat sedang bekerja, tentu kita tidak di perbolehkan untuk tidur disaat jam masuk kantor dan tentu kita tidak mungkin bisa tidur disembarang tempat ketika merasa mengantuk.

Meski demikian, hal seperti ini akan sering kamu lihat jika kamu pergi berlibur ke negara Jepang dimana kamu akan mendapati orang-orang yang tidur disembarang tempat. Hal ini ternyata merupakan aktifitas yang sangat lazim di negeri Jepang dimana aktifitas ini biasanya disebut dengan Inemuri dan aktifitas ini sangat dihormati oleh masyarakat Jepang pada umumnya.

Mengenal Inemuri, Budaya Tidur Orang Jepang Di Sembarang Tempat

Inemuri sendiri memiliki arti tidur sebentar dan sudah merupakan aktifitas yang sangat lazim di Jepang hingga dijadikan sebagai sebuah kebudayaan yang perlu dilakukan oleh masyarakat disana. Hal tersebut dikarenakan pada umumnya orang-orang Jepang banyak yang menghabiskan waktu mereka untuk bekerja maupun belajar hingga larut malam sehingga tidak memiliki kualitas tidur yang baik.

Tradisi Inemuri ini bahkan diklaim telah ada sejak jaman Samurai di Jepang dan mulai populer pada era tahun 80-an hingga sekarang. Masyarakat Jepang yang dikenal sebagai pekerja keras memang sering melakukan Inemuri dimanapun dan sangat dihormati. Bahkan tidak ada orang yang berani mengganggu orang yang tengah tidur dijalan maupun dikereta api karena dinilai orang tersebut sudah bekerja dengan sangat keras sehingga membutuhkan waktu untuk tidur.

Selain itu, tingkat kejahatan di Jepang yang sangat minim membuat masyarakat disana tidak perlu merasa takut kehilangan barang berharga mereka saat tidur disembarang tempat.