Madrid Harapkan Performa Terbaik Hazard Kontra Atletico

Madrid Harapkan Performa Terbaik Hazard Kontra Atletico

Situspokerku.com –  Duel seru akan tersaji dalam lanjutan pertandingan Liga Spanyol akhir pekan ini dengan mempertemukan dua klub asal Madrid yakni Atletico Madrid dan Real Madrid. Los Blancos memasang target tiga poin penuh di Wanda Metropolitano dini hari nanti untuk memperkokoh posisi mereka di puncak klasemen sementara La Liga Spanyol.

Saat ini Madrid memang berstatus sebagai pemuncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin dari enam pertandingan. Atletico sendiri saat ini menghuni posisi ketiga klasemen dan hanya tertinggal satu poin di belakang Madrid. Untuk itu, kekalahan sangat diharamkan oleh Madrid jika tidak ingin puncak klasemen direbut oleh rival sekota mereka Minggu dini hari WIB.

Pelatih Madrid, Zinedine Zidane menegaskan bahwa timnya akan turun dengan seluruh kekuatan terbaik di pertandingan kali ini. Selain itu, juru taktik asal Prancis tersebut juga mengaku bahwa timnya akan berharap kepada magis Eden Hazard di pertandingan nanti.

“Saya tidak pernah meragukan kemampuan yang dimiliki oleh seluruh pemain saya termasuk Hazard. Saya yakin Hazard akan segera menampilkan performa terbaiknya dalam waktu dekat seperti apa yang ia lakukan ketika kami meraih kemenangan dari Sevilla. Semua tentu berharap lebih dari dirinya dan hal itu juga ia sadari sejak awal kedatangannya. Ia akan menjadi pemain andalan kami dan semua pemain akan memberikan dukungan untuknya,” ungkap Zidane.

“Saya kira ia hanya membutuhkan waktu bersama tim ini sebelum mengeluarkan performa terbaik dari dirinya dan menjalani laga demi laga karena ia akan menjadi pemain yang seperti kami semua harapkan. Pemain seperti dirinya selalu siap untuk pertandingan besar seperti ini. Saya sama sekali tidak akan meragukan Hazard dan semua pemain yang saya miliki saat ini,” tambahnya.

“Kami semua tahu bahwa pertandingan melawan Atletico tidak akan berjalan mudah. Untuk itu, kami akan mengupayakan segalanya dengan baik sejak menit pertama. Jadi kami harus mempersiapkan segalanya dengan baik untuk bisa mendapatkan hasil terbaik di akhir pertandingan nanti,” tegas pelatih yang mempersembahkan tiga gelar Liga Champions kepada Madrid di periode pertama karirnya di Santiago Bernabeu.

Terus Terpinggirkan, Navas Siap Tinggalkan Madrid

Rumor akan hengkangnya kiper Real Madrid, Keylor Navas kembali berhembus kencang akhir-akhir ini. Penjaga gawang berpaspor Kosta Rika itu diyakini siap angkat kaki dari Santiago Bernabeu demi bergabung bersama klub raksasa Ligue 1, Paris Saint-Germain.

Navas disebut-sebut sudah sempat menjalin kesepakatan personal dengan PSG di akhir musim lalu. Akan tetapi, proses kepindahan ini gagal diwujudkan setelah pihak manajemen Los Blancos menuntut bayaran sebesar 20 juta Euro atau setara dengan 316 miliar rupiah kepada PSG jika ingin mendapatkan tenaga dari Navas di musim kompetisi 2019-2020 ini.

Kontrak Navas bersama Madrid akan berakhir musim panas tahun depan. Meski demikian, pihak Madrid tetap tidak ingin melepas Navas ke klub lain dengan harga murah. Selain tuntutan harga tinggi yang diinginkan oleh Madrid, faktor lain yang juga membuat PSG belum menuntaskan transfer Navas ini adalah karena lengsernya Antero Henrique dari kursi direktur olahraga klub kaya Prancis tersebut.

Kans Navas untuk berkostum PSG musim ini memang terbuka sangat lebar. Hal itu tak lepas dari keputusan Gianluigi Buffon yang memilih untuk kembali lagi ke Juventus setelah satu musim membela PSG. Andai memutuskan untuk menerima pinangan dari PSG, Navas diyakini akan menyegel posisi sebagai kiper utama PSG mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Buffon.

Terancam kehilangan salah satu kipernya membuat pihak Madrid juga tengah memantau beberapa nama calon pengganti Navas. Beberapa kiper yang diyakini berpotensi untuk didaratkan ke Madrid diantaranya yakni Danijel Subasic, Pepe Reina, Maarten Stekelenburg, hingga Antonio Mirante. Madrid berharapa salah satu dari keempat kiper diatas bisa menunjukkan performa bagus sebelum berakhirnya bursa transfer musim panas ini. Hal itu akan membuat Madrid yakin untuk memilih salah satu dari keempatnya sebagai pelapis dari kiper utama Madrid yakni Thibaut Courtois musim ini.

Keinginan Navas untuk hengkang dari Madrid memang sudah diketahui sejak musim lalu. Keputusan Los Blancos untuk memboyong Courtois dari Chelsea pada musim panas tahun lalu membuat posisi Navas sebagai kiper utama Madrid selama beberapa musim terakhir mulai tergeser.

Hasil Pertandingan Real Madrid Vs Athletic Bilbao Skor 3-0

Real Madrid yang bermain di kandang sendiri melawan Athletic Bilbao dalam lanjutan pertandingan La Liga ke-33 itu bejalan lancar. dimana anak asuhan Zidane berhasil mengalahkan tamunya dengan skor 3-0 tanpa balas. dimana kali ini Karim Benzema yang mencatatkan namanya semua dipapan skor pada pertandingan babak kedua itu membuat kemenangan Los blancos masih tetap diperingkat ke tiga klasemen dan Bilbao berada diposisi ke tujuh klasemen sementara La Liga.

Babak pertama tuan rumah pastinya lebih mendominasi serangan dan jalannya pertandingan karena bermasin di markas dan pendukung sendiri. tapi tidak membuat Bilbao juga terus-terusan mendapatkan serangan namun juga melakukan beberapa penyerangan berbahaya. kedua tim saling melontarkan serangan dan melakukan pertahanan yang bagus jadi membuat sulit terjadi gol meski banyak peluang yang didapatkan kedua tim. Tercatat banyak tembakana dan serangan namun masih gagal hingga turun minum babak pertama selesai skor masih 0-0.

Masuknya babak kedua kedua pelatih Zidane maupun Bilbao nampaknya menerapkan gaya bermain menyerang dan bertahan. Namun Madrid yang duluan gol dimana pada beberapa menit Benzema langsung mencetak gol lewat sundulan kepalanya yang mengubah skor 1-0. Benzema kembali membuat gol kedua yang dimana memanfaatkan tendangan sudut dari Modric dan langsung di lakukan tendangan oleh Benzema berhasil dengan gol mudah 2-0. Berselang waktu babak kedua sudah mau berakhir sekali lagi Benzema membuat gol ketiganya yang memanfaatkan bola udara dan langsung menyundulnya hingga babak kedua selesai.

Pemain Muda Menjadi Perebutan Real Madrid dan Barcelona

Pada musim depan pasti Barcelona dan Real Madrid akan menjalankan bursa transfer yang sibuk untuk memperkuat timnya agar bisa bersaing terus untuk menjadi yang terbaik di dunia. Itu sebabnya mereka mencari dan menginginkan pemain yang berbakat dan berkualitas di atas lapangan apalagi Real Madrid yang musim ini sedang tidak baik dan buruk maka dari itu sedang melakukan perubahan beberapa pemain dan akan mendatangkan pemain baru yang bisa di andalkan dan dipertanggung jawabkan untuk tim.

1. Luka Jovic
Penyerang yang sedang dalam mencuri perhatian klub besar Real Madrid dan Barcelona ini memang sedang konsisten dalam hal mencetak gol. sang pemain sudah membuktikan dengan mencetak 25 gol bersama Eintracht Frankfurt yang pastinya pihak klub akan melepaskannya jika harga yang dilontarkan Barca atau Madrid cocok dengan pihak klub tersebut.

2. Joao Felix
Pemain dari Benfica ini sedang dalam peforma terbaik dimana pemain berusia 19 tahun sudah mampu bermain di tim utama dan penampilannya yang mengesankan dengan memberikan 16 gol untuk semua kompetisi. dengan kecepatan dan kelincahan bisa membongkar pertahanan lawan dan tak heran maka harga transfernya juga mahal karena memang sudah menjadi target utama Barcelona dan Real Madrid.

3. Takefusa Kubo
Madrid dan Barca bisa bersaing untuk pemain satu ini karena masih muda berusia 17 tahun. posisi yang sangat bagus menjadi gelandang serang yang punya kecepatan dan kemampuan teknik yang bisa dikatan sudah bagus tak heran menjadi pilihan klub besar. tapi untuk bergabung pastinya perlu perjanjian karena FIFA melarang pembelian terus-terusan pemain muda yang berbakat.

Real Madrid Kembali Tunjuk Zidane Untuk Menjadi Pelatih Mereka

Salah satu club raksasa dari Spanyol, Real Madrid akhirnya melakukan keputusan yang tegas untuk segera memecat Santiago Solari dari kursi kepelatihan. Dengan pemecatan Santiago Solari akhirnya Real Madrid kembali menunjuk Zinedine Zidane untuk mengisi kursi tersebut.

Lewat web resmi dari Real Madrid, Los Blancos secara resmi melakukan pemberhentian kepada Santiago Solari setelah melakukan rapat direksi pada tanggal 11/03/2019 tetapi mereka tetap menawarkan Santiago Solari untuk berada dalam club tersebut. Selain memecat Santiago Solari, Real Madrid juga melakukan langsung memilih pelatih pengganti dari Solari yaitu Zidane.

Zinedine Zidane akan di kontrak hingga juni 2022 dan rencananya pelantikan dari Zinedine Zidane akan di buat semeriah mungkin dikarenakan untuk mendapatkan jasa dari Zinedine Zidane bukanlah hal yang sangat mudah di lakukan. Zinedine Zidane sebelumnya telah melakukan pengunduran diri sejak musim lalu setelah ia membawa Real Madrid mendapatkan juara Liga Champions 3x berturut-turut.

Pemecatan Santiago Solari sebenarnya sudah di lamarkan sejak jauh hari dan seharusnya para pihak petinggi Real Madrid sudah melakukan hal tersebut dari dahulu. Hasil negatif yang terus menerus di dapatkan oleh Real Madrid membuat mereka harus kehilangan semua gelar juara pada musim ini. Bisa di katakan musim ini merupakan musim paling sial yang pernah di dapati oleh Real Madrid. Bahkan dalam pertemuan El Clasico, Real Madrid tidak pernah lagi meraih kemenangan 8 kali berturut-turut.

Ramos Memaki Perez Dan Meminta Berhenti Dari Real Madrid

Keadaan Real Madrid sepertinya berada pada ambang batas kehancuran, setelah kekalahan mereka dari Ajax Amsterdam dengan skor 1-4 pada hari Rabu (06/03/2019), Sang Kapten Sergio Ramos akhirnya terlibat pertengkaran hebat dengan Presiden Real Madrid, Florentino Perez.

Setelah selesai pertandingan Liga Champions leg kedua tersebut, Perez memasuki ruang ganti pemain dan mulai memaki semua pemain yang ada di ruangan tersebut. Hal tersebut semakin membuat panas para pemain yang sudah memberikan kontribusinya untuk kemenangan dari Real Madrid.

Sergio Ramos yang saat ini menjadi kapten dari Real Madrid akhirnya tidak tahan dengan ocehan dari Peres dan kemudian terlibat adu mulut diantara mereka. Perez yang menyebutkan bahwa skuad Real Madrid saat ini adalah skuad yang paling memalukan saat ini, hal tersebut lantas membuat Sergio Ramos sangat geram.

Walaupun Sergio Ramos tidak ikut bermain dalam pertandingan tersebut di karenakan kartu merah yang diberikan kepada dia, Ia sangat tidak tahan dengan semua kata-kata Perez. Dengan gagahnya Ramos akhirnya mengatakan bahwa itu bukanlah kesalahan dari para pemain yang sekarang dan itu jelas adalah kesalahan para petinggi Real Madrid yang terlalu menyombongkan diri dan mengusir Cristiano Ronaldo dari team.

Sergio Ramos juga mengatakan kepada Perez ia akan segera angkat kaki dari Santiago Bernabeu jika Perez tidak suka dengannya. Ramos mengatakan seluruh team sudah memberikan kontribusi yang besar kepada Real Madrid, sayangnya sang presiden tidak melihat hal tersebut.

Hasil Pertandingan Leganes Vs Real Madrid : Leganes Menang Tetapi Tersisih Dari Copa Del Rey

Real Madrid mengalami kekalahan melawan Leganes tetapi mereka tetap berhak untuk lolos dan memasuki perempat final Copa del Rey pada musim ini, Leganes berhasil mengalahkan Real Madrid dengan score 0-1 ketika mereka bertamu ke kandang dari Leganes, dalam leg kedua 16 besar yang di selenggarakan pada hari Rabu (16/01/2019) waktu setempat atau Kamis (17/01/2019) dini hari wib.

Leganes berhasil meraih kemenangan berkat gol yang di cetak oleh Martin Braithwaite pada babak pertama. Madrid yang tertinggal 1 gol terus menerus melakukan penyerangan tetapi nasib berkata lain, pada akhirnya Real Madrid tidak dapat mencetak satupun gol untuk menyamakan kedudukan pada pertandingan tersebut.

Sayangnya pada kali ini walaupun Leganes telah menang melawan Real Madrid, mereka tetap tidak dapat lolos dikarenakan mereka kalah Agregat dengan total score 1-3 setelah sebelumnya Real Madrid berhasil mengalahkan Leganos 0-3 pada saat itu.

Pertandingan awal antara Leganos dan Real Madrid berjalan dengan berat sebelah, Real Madrid hampir menguasai bola sepenuhnya saat mereka berantang ke markas dari Leganos. Leganos di paksa harus bermain bertahan dalam pertandingan tersebut. Selama babak pertama Real Madrid menguasai 70% penguasaan bola dengan 7 tembakan kegawang, sedangkan untuk Leganos hanya memiliki 3 kali tembakan kegawang tetapi dari ketiga tersebut tercipta 1 buah gol. Memasuki babak kedua Real Madrid tetap tidak mengendurkan penyerangan mereka sampai akhir pertandingan, tetapi tetap saja Real Madrid tidak dapat membobol gawang dari Leganos pada pertandingan tersebut.