Surtsey Island, Pulau Termuda Didunia Yang Dijaga Dengan Sangat Ketat

Surtsey Island, Pulau Termuda Didunia Yang Dijaga Dengan Sangat Ketat

Surtsey Island, Pulau Termuda Didunia Yang Dijaga Dengan Sangat Ketat

Situspokerku.com – Sebuah negara bisa disebut sebagai negara besar dengan banyaknya pulau-pulau dinegara tersebut beserta jumlah populasi manusia dan hasil alamnya. Pulau-pulau tersebut pada umumnya sudah ada sejak lama bahkan ada yang sudah lahir sejak beribu-ribu tahun yang lalu. Akan tetapi, Surtsey Island yang terletak di sebelah selatan Islandia ternyata merupakan pulau termuda didunia yang baru lahir sejak 14 November tahun 1963 saat terjadi letusan gunung berapi di Laut Norwegia pada kedalaman mencapai 130 meter.

Surtsey Island, Pulau Termuda Didunia Yang Dijaga Dengan Sangat Ketat

Munculnya Surtsey Island pada masa lalu sempat disaksikan oleh sejumlah awak kapal yang sedang berlayar dan pada saat itu sempat dikira sebagai sebuah kapal yang tengah terbakar karena awalnya terlihat kumpulan asap tebal yang sebenarnya adalah gumpalan asap dari erupsi gunung berapi. Letusan tersebut lantas membuat tumpukan lava mengumpul dan perlahan membentuk daratan hingga mencapai luas sekitar 27 km persegi, namun akibat erosi dan angin kencang membuat Surtsey Island akhirnya mengecil menjadi 14 km persegi sejak tahun 2002 lalu.

Meski sudah membentuk daratan menjadi sebuah pulau, nyatanya Surtsey Island tidak bisa didatangi oleh siapa saja karena situs warisan dunia UNESCO telah memasukkan pulau vulkanik ini sebagai salah satu situs warisan dunia dan demi keselamatan dan kelestarian pulau tersebut, maka tidak sembarangan orang bisa masuk kesana. Hanya sebagian besar peneliti saja yang diijinkan untuk masuk kedalam Surtsey Island dengan peraturan yang sangat ketat serta dilarang keras untuk mengambil maupun mengubah apapun yang ada didalam pulau tersebut.

Ketatnya penjagaan terhadap Surtsey Island ternyata berhasil membuat pulau tersebut akhirnya memiliki kehidupan dengan tumbuhnya beberapa spesies tanaman lumut dan beberapa spesies burung. Selain itu, tumbuhnya tanaman tomat di pulau tersebut sempat membuat heboh para ilmuwan karena tidak ada orang yang pernah dengan sengaja menanamkan tanaman tersebut disana. Para ilmuwan yakin jika biji tomat tersebut terjatuh dari barang bawaan salah satu peneliti saat melakukan ekspedisi kesana. Peneliti menemukan setidaknya ada sekitar 69 spesies tanaman lumut dan 12 spesies burung termasuk camar, fulmar, guillemot dan puffin atlantik.

Akan tetapi pulau ini diperkirakan tidak akan berumur panjang menyusul ukurannya yang menyusut dengan cepat dari titik tertinggi sekitar 174 meter dari permukaan laut menjadi 155 meter. Hal ini tentunya sangat mengancam kelangsungan pulau vulkanik ini, meski demikian, observasi yang dilakukan oleh para ilmuwan menemukan jika tingkat erosi di Surtsey Island semakin melambat dan inti dari pulau ini pun mulai mengeras.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *