Apakah Benar Berhenti Fitness Akan Menaikan Berat Badan?

Pada zaman sekarang sudah banyak anak-anak muda yang sering pergi ngegym atau fitnessdi tempat kebugaraan, fitnes yang di lakukan berupa banyak hal seperti mengangkat beban, treatmill dan lainnya yang bertujuan untuk membakar lemak dalam tubuh sehingga dapat membantu si pemain untuk menurunkan berat badannya.

Namun terkadang hal tersebut kembali di pertanyakan kembali, apakah mereka yang sudah berhenti dari rutinitas fitness yang selama ini di lakukan akan kembali gemuk seperti semula? Banyak kekhawatiran yang terjadi akan pertanyaan tersebut.

Karena kekhawatiran yang akan membuat si pemain gemuk kembali apabila sudah tidak melakukan fitness, maka hal itu membuat banyak orang juga engan untuk melakukan fitness. Jadi sebenarnya bagaimana kita menjawab hal tersebut? Pada artikel kali ini kita akan menjawab hal tersebut dari sudut pandang seorang nutrisian.

Nutrisionis Olahraga, Alvin Hartanto mengatakahkan bahwasannya ia sangat menganjurkan fitness bagi siapa saja tetapi di lakukan secara rutin. Kesibukan sehari-hari memang sangat tidak bisa di hindari tetapi untuk menjaga tubuh tetap fit dan bagus anda juga harus melakukan olahraga.

Rutin dalam fitness bisa membuat metabolisme pada tubuh menjadi meningkat dan terhindar dari penyakit. Untuk kebenaran bahwa apabila berhenti fitness bisa membuat gemuk kembali, hal itu di benarkan oleh Alvin.

Ia mencontohkan apabila seseorang melakukan fitness rutin dan mengkonsumsi kalori perhari sebanyak 2000 kalori maka orang tersebut tidak akan bertambah gemuk, tetapi apabila seseorang mengkomsumsi 2000 kalori perhari tanpa melakukan fitness maka orang tersebut akan mengalami kegemukan.

Jadi pada intinya semua bergantung dari kalori yang anda makan setiap harinya. Apabila anda berhenti fitness dan tetap menjaga kalori makanan anda maka anda tidak akan mengalami kegemukan. Anda gemuk atau tidak itu semua tergantung dari pola makan anda.